Kampus
Pengelolaan Keuangan Keluarga dan Bisnis UMKM di Masa New Normal
Super Admin, 31-08-2020 07:39:59 - News Today
Evi juga menambahkan bahwa UMKM perlu meningkatkan penghasilan, ekspansi dan memanfaatkan Teknologi.

UMKM Kota merupakan pihak yang sangat terdampak oleh Pandemi Covid 19 dan pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru atau yang lebih dikenal dengan New Normal ini, sudah waktunya UMKM bangkit dari keterpurukan ekonomi.



Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widyatama bekerjasama dengan Kadin Kota Bandung menyelenggarakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat atau PKM pada tanggal 16 Juli 2020. Kegiatan yang dihadiri oleh 50 UMKM dari berbagai sektor bisnis. Salah satu faktor pendukung UMKM dapat beradaptasi dalam masa New Normal ini adalah pengelolaan keuangan.



“UMKM perlu memahami dengan baik keuangan keluarga dan keuangan bisnis dalam memasuki masa AKB ini” kata Dr. Evi Octavia, ketua tim PKM ini mengawali presentasi dalam program ini. Aspek keuangan menjadi penting bagi UMKM karena pada tahapan ini, dituntut untuk bisa membuat keputusan bisnis berdasarkan kondisi keuangan keluarga dan perusahaan.



Untuk mempermudah pemahaman UMKM dalam pengelolaan keuangan, Evi memberikan beberapa tips pengelolaan keuangan yaitu memeriksa sumber pemasukan dan pengeluaran dalam bisnis. Dari sisi pemasukan, pengecekan posisi kas dan dana darurat yang dimiliki perusahaan selama masa krisis atau sebelum periode new normal. Selain itu, jumlah kas dan dana darurat bisa dialihkan untuk keperluan produksi ke depan, setelah masa istirahat berakhir.



Dari sisi pengeluaran, Anda bisa memeriksa biaya-biaya apa saja yang sebelumnya dipangkas dengan tujuan berhemat ketika kondisi krisis berlangsung. Kemudian, mempertimbangkan biaya yang perlu ditambah untuk memperlancar proses produksi saat new normal, setelah sebelumnya banyak berhemat.



Tips lainnya yang diberikan Evi adalah merencanakan ulang anggaran dalam arus kas, Pisahkan Keuangan Perusahaan dan Keuangan Pribadi, melakukan Evaluasi atas utang perusahaan yaitu dengan membuat urutan utang dari yang terbesar hingga terkecil serta waktu pengembalian paling pendek hingga paling panjang, atau sebaliknya.



Evi juga menambahkan bahwa UMKM perlu meningkatkan penghasilan, ekspansi dan memanfaatkan Teknologi. “Memanfaatkan teknologi untuk untuk membuat dan mengakses laporan keuangan secara mudah, bahkan lewat smartphone, sehingga tidak perlu pusing mencari struk yang hilang atau berkas catatan yang terselip entah dimana” tambah Evi



Peserta sangat antusias mengikuti PKM ini dan mereka bertanya hal-hal yang sangat teknis bagaimana pengelolaan keuangan dan Evi bersama dosen FEB Universitas Widyatama memberikan jawaban yang praktis kepada peserta.

Penulis:Meriza Hendri
Tinggalkan Balasan
Alamat email anda tidak akan disebarkan. Ruas yang wajib ditandai *
*
*
*