Kadin Bandung
Kadin Kota Bandung, Inisiasi Gerakan Ekonomi Bandung Bangkit
Super Admin, 18-06-2020 23:09:54 - News Today
“UMKM Kota Bandung “kudu” bangkit dari kondisi Pandemi Covid 19 ini” kata Iwa Gartiwa

“UMKM Kota Bandung “kudu” bangkit dari kondisi Pandemi Covid 19 ini” kata Iwa Gartiwa, Ketua Kadin Kota Bandung dalam sambutannya pada acara Webinar yang diinisasi oleh Kadin Kota Bandung, pada hari Kamis, 19 Juni 2020. Webinar ini menghadirkan stakeholders utama Kota Bandung yaitu Yana Mulyana, Wakil Walikota Bandung, Tedy Rusmawan, Ketua DPRD Kota Bandung dan Gentur Wibisono, Deputi Direktur BI Provinsi Jawa Barat.



Webinar yang diikuti oleh lebih dari 500 orang dari berbagai kelompok masyarakat ini dilatarbelakangi oleh UMKM Kota Bandung yang terdampak Pandemi Covid 19 dan dimasa new normal ini sudah waktunya bangkit bersama-sama.



Yana Mulyana, dalam paparannya menyampaikan bahwa Pandemi Covid 19 ini sudah memberikan dampak luar biasa bagi perekonomian Kota Bandung yang pada saat ini pada kondisi Zona Kuning. “Apabila ekonomi tidak bergerak, termasuk UMKM Kota Bandung, menurut kajian ademik akan berdampak kepada pertumbuhan ekonomi -0,47%” kata Yana Mulyana.



Pemerintah Kota Bandung sudah mulai menggerakkan ekonomi Kota Bandung seiring dengan pelonggaran PSBB di Kota Bandung. “Komitmen Pemerintah Kota Bandung untuk meningkatkan aktivitas ekonomi Kota Bandung dengan dasar Protokol Covid 19” tambah Yana Mulyana.  



Tedy Rusmawan, Ketua DPRD Kota Bandung menyoroti pentingnya kebijakan yang berhubungan dengan recovery economy dan skala prioritas dalam program kebangkitan ekonomi yang dilihat bersamaan dengan kebijakan pemerintah pusat, provinsi dan Kota Bandung. “Yang tidak kalah penting adalah kolaborasi dengan stakeholders di Kota Bandung, termasuk dengan akademisi dan komunitas” kata Tedy.



Tedy pun mengapresiasi gerakan yang diinisiasi oleh Kadin Kota Bandung dalam membangkitkan ekonomi Kota Bandung. “Inovasi menjadi sangat penting dalam membangkitkan UMKM seiring dengan Gerakan Ekonomi Bandung Bankit ini” tambah Teddy.



Gentur Wibisono, Deputi Direktur BI Provinsi Jawa Barat menyampaikan peran strajik UMKM di Kota Bandung dalam peningkatan Pertumbuhan Ekonomi. “Pandemi Covid 19 ini memberikan pelajaran yang luar biasa bagi UMKM khususnya dalam model bisnis karena dipaksa untuk beradaptasi dengan digital” kata Gentur yang juga memaparkan program-program Bank Indonesia Jawa Barat dalam meningkatkan UMKM khususnya yang berbasis farming.



“Kami juga mendukung untuk dilakukan sinergitas ekosistem dalam bentuk harmonisasi kebijakan, peningkatan kapasitas UMKM, pembiayaan, technical assistant dan edukasi serta literasi” tambah Gentur. Dalam konteks ini, Gentur juga mendukung inisiasi kadin Bandung untuk menyelenggarakan Gerakan Ekonomi Bandung Bangkit dalam program lanjutan.



Iwa Gartiwa sebagai pembicara keempat menyampaikan latar belakang perlunya Gerakan Ekonomi Bandung Bangkit ditengah Pandemi Covid 19 ini. “Terjadi perubahan yang sangat signifikan terhadap UMKM dan juga perilaku masyarakat dalam mengkonsumsi produk-produk UMKM” kata Iwa. Kondisi ini harus dirubah dan diperlukan sebuah gerakan yang melibatkan stakeholders yaitu Akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah dan media sehingga produk UMKM bisa dijual kepada pasar.



Selanjutnya, Iwa berharap dukungan dari pemerintah Kota Bandung, DPRD Kota Bandung dan BI Jabar dalam Gerakan Ekonomi Bandung Bangkit dalam bentuk integrasi program Pemerintah Kota Bandung, BUMN, BUMS dan BUMD dalam hal pengembangan UMKM.



Selain itu, juga memberikan akses pasar, pembiayaan dan media untuk membantu UMKM sebagai bagian dari kegiatan Gerakan Ekonomi Bandung Bangkit yang bertujuan meningkatkan kegiatan bisnis UMKM Kota Bandung, meningkatkan penjualan produk UMKM Kota Bandung, membangun kesadaran warga Kota Bandung untuk menjaga kesehatan berbasis protocol  Covid 19, menjaga program yang berkelanjutan dan melibatkan pentahelix untuk meningkatkan ekonomi Kota Bandung dan kesadaran masyarakat untuk fokus pada protocol covid 19



Tris Bintoro, Wakil Ketua Kadin Bandung dan juga salah seorang inisiator Gerakan Ekonomi Bandung Bangkit (GEBB) secarat terpisah menyampaikan bahwa kegiatan yang akan dilakukan di gerakan ini adalah Launching program Gerakan Ekonomi Bandung Bangkit dan Sosialisasi GEBB oleh akademisi serta Mahasiswa membantu memasarkan produk UMKM. “Banyak kegiatan yang ditujukan untuk mendorong UMKM yaitu Membuat Merchandise berupa  Stiker GEBB dan Kaos untuk mensosialisasikan GEBB, Konsolidasi SMA dan SMK untuk mengoptimasi peran Siswa SMK untuk bisa menjadi marketer produk UMKM dan Konsolidasi perguruan tinggi di Bandung untuk Optimasi mahasiswa untuk GEBB dalam memasarkan produk UMKM” kata Tris Bintoro.



Untuk mendorong kegiatan yang akan berlangsung selama satu sampai dua tahun ini, akan dilaksanakan Ngawangkong GEBB  secara berkala di Balaikota denan membahas tentang UMKM di setiap sektor dan narasumber ABCGM dan diliput media serta ditayangkan secara online melalui zoom dan lain-lain. Hal ini juga akan memberikan konsultasi bisnis secara online dan off line



“Yang tidak kalah penting adalah konsolidasi program pemerintah tingkat kabupaten/kota, provinsi dan pusat dalam memberikan pelatihan kepada UMKM, Konsolidasari program asosiasi di Kadin Kota Bandung untuk peningkatan UMKM dan Konsolidasi program PKBL & CSR BUMN – BUMD – BUMS kepada UMKM” tambah Tris Bintoro



Tidak lupa juga kegiatan business matching, webinar, talkshow di media dan social media campaigns untuk GEBB serta Lomba foto, tulisan GEBB dan cipta lagu GEBB. Demikian Gerakan Ekonomi Bandung Bangkit dalam sesi webinar dan selanjutnya Kadin Bandung akan melakukan Audiensi dengan Pemerintah Kota Bandung, DPRD Kota Bandung dan Bank Indonesia Jabar untuk memperkuat Gerakan ini sebagai tindak lanjut webinar ini.  

Penulis:Meriza Hendri
Tinggalkan Balasan
Alamat email anda tidak akan disebarkan. Ruas yang wajib ditandai *
*
*
*