Kampus
PKM FBM UTama: “Peningkatan Manajemen Petani Kopi Cikandang”
Super Admin, 10-01-2020 16:46:20 - News Today
Materi yang diberikan kepada petani kopi Cikandang seputar produksi, manajemen dan keuangan

Tantangan petani kopi saat ini adalah bagaimana bisa meningkatkan kehidupan mereka ditengah tingginya permintaan kopi dari masyarakat dengan banyaknya café yang menyediakan kopi sekarang ini. hanya saja, ada satu yang menjadi tanda tannya yaitu kenapa hidup petani secara ekonomi belum optimal?



Hal ini terlihat dari kehidupan ekonomi masyarakat yangmasih pas-pas an. Tentu ini menjadi sebuah fenomena yang harus diselesaikan karena gap antara kebutuhan pasar dari kopi dengan pendapatan petani kopi sejatinya seimbang sehingga mereka dapat menikmati hasil dari kopi tersebut.



“Fenomena ini terjadi pada para petani kopi Cikandang dimana kondisi ekonomi mereka pas-pasan” kata Narma, ketua kelompok tani kopi Cikandang, Garut. Kondisi ini terlihat dari kehidupan petani kopi yang tergabung dalam gapoktan yang ada di Cikandang.



Seiring dengan pernyataan Narma, Yana yang juga petani kopi juga menyatakan bahwa kondisi ekonomi mereka belum berubah secara signifikan. “Kondisi ini menjadi dasar berfikir untuk menyelenggarakankegiatan PKM di desa Cikandang bagi petani kopi” kata Dr. Ratna Komala Putri, sebagai ketua panitia PKM ini.



Untuk menjawab permasalahan yang dihadapi petani kopi tersebut, beberapa dosenFBM UTama yang dipimpin Dr. Ratna adalah Dr. Meriza Hendri, Irma Nilasari Phd, Ivan Gumilar Sambas, MM, Indra Taruna, MM dan Kharisa Ayu Effendi, MM. yang masing-masing memiliki kompetensi dibidang manajemen.



Materi yang diberikan kepada petani kopi Cikandang seputar produksi, manajemen dan keuangan.  “Produksi kopi yang bagus dimulai dari kopi yang dihasilkan melalui manajemen pertanian yang baik” kata Dr. Meriza yang menjelaskan bagaimana pertanian kopi perlu dikelola dengan basis manajemen pertanian. Hal ini digambarkan Dr. Meriza sebagai sebuah proses di hulu mulai dari penamanan, pemeliharaan sampai dengan panen



Keuangan petani juga dibahas oleh dosen FBM UTama karena inilah yang menjadi salah satu root cause analysis dalam permasalahan petani kopi.



Demikianlah proses yang dijalankan dalam kegiatan PKM oleh dosen-dosen FBM UTama pada hari Rabu, 8 Januari 2020 yang diikuti oleh lebih dari 20 orang petani kopi Cikandang yang tergabung dalam gapoktan yang dipimpin oleh bapak Narma.



Kedepannya, dosen FBM UTama berharap petani kopi dapat meningkatkan kualitas kopi dan akan berdampak positif pada kehidupan ekonomi mereka. “semoga Produksi Kopi petani CIkandang dapat meningkat baik dari kuantitas maupun kualitas sehingga harga jual kopi bisa terangkat, dengan harapan meningkatkan kesejahteraan petani kopi garut” kata Dr. Ratna sembari menutup kegiatan PKM Dosen FBM UTama di CIkandang, Garut.

Penulis:Meriza Hendri
Tinggalkan Balasan
Alamat email anda tidak akan disebarkan. Ruas yang wajib ditandai *
*
*
*