Kampus
Dosen MM UTama Berbagi dengan Petani Kopi Cikondang – Garut
Super Admin, 10-01-2020 16:36:01 - News Today
Ada lebih dari 20 orang petani kopi yang hadir dalam PKM ini

Tiga dosen MM UTama yang juga bagian dari Fakulitas Bisnis dan Manajemen Universitas Widyatama (FBM UTama) ikut dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat di CIkandang – Kabupaten Garut. Kegiatan yang diselenggarakan pada hari Rabu, 8 Januari 2020 ini mengambil tema usaha peningkatan produksi kopi dalam mempertahankan keberlangsungan hidup petani kopi pada mitra kelompok tadi lestari Desa Cikandang, Kabupaten Garut.



Ada lebih dari 20 orang petani kopi yang hadir dalam PKM ini dan mereka sudah sangat lama menjadi seorang petani menghasilkan kopi. Akan tetapi, kondisi ekonomi mereka tidak berbanding lurus dengan peningkatan kebutuhan kopi di masyarakat. Hal ini menjadi dasar pemikiran dosen MM UTama dalam melakukan PKM di Desa CIkandang Kabupaten Garut.



Sri Astuti Phd yang merupakan dosen sumber daya manusia MM UTama menyatakan bahwa permasalahan petani kopi berhubungan dengan keterbatasan pengetahuan tentang manajemen dalam mengelola pertanian. “Kompetensi petani dalam pengelolaan kopi perlu terus ditingkatkan melalui pelatihan ini” kata Sri Astuti Phd.



Sri menjelaskan pengetahuan dasar manajemen perlu dimiliki oleh para petani dalam mengelola pertanian kopi.



Sejalan dengan itu, Dr. Ratna Komala Putri yang juga dosen MM UTama. Menjelaskan tentang perlunya petani memahami keuangan dalam pengelolan pertanian kopi. “Pengetahuan dasar tentang pengelolaan keuangan keluarga menjadi sumber pengelolaan keuangan bisnis petani kopi” kata Dr. Ratna. Secara sepintas dan sederhana, Dr. Ratna menjelaskan bagaimana pengelolaan keuangan keluarga yang bisa diimplementasikan oleh petani dan selanjutnya pengelolaan keuangan dalam pertanian.



Terakhir, Dr. Meriza Hendri menjelaskan bagaimana pentingnya setiap petani memiliki sikap mental sebagai petani pebisnis. Konsep dasarnya adalah bagaimana petani memiliki konsep bisnis dalam menjalankan peran sebagai petani kopi. Konsep dasarnya adalah bertani untuk mencapai benefit dan profit dan oleh karena itu, harus paham hitung-hitungan bisnis.



“Petani perlu memiliki pemahaman yang baik untuk konsep manajemen agar bisa diterapkan dalam bisnisnya” kata Meriza.



Para peserta sangat antusias selama mengikuti PKM ini dengan memberikan respon dalam bentuk pertanyaan kepada para dosen. Kedepannya, kegiatan ini diharapkan dapat dilakukan secara berkala sehingga pengetahuan dan keterampilan petani dalam menjalankan peran sebagai petani bisa optimal.

Penulis:Meriza Hendri
Tinggalkan Balasan
Alamat email anda tidak akan disebarkan. Ruas yang wajib ditandai *
*
*
*