Pensiupreneur Siapa Takut?
Pensiunpreneur – 97: Kerangka Berfikir Seorang Manajer
Super Admin, 06-11-2018 06:28:47 - Rubrik
Kedua konsep ini memang harus menjadi perhatian pensiunpreneur

Pensiunpreneur itu akan menghadapi tantangan dalam menjalankan bisnis yaitu bagaimana berfikir kreatif dan inovatif sebagai dasar seorang pensiunpreneur dan juga harus berfikir seorang manajer ketika bicara pengembangan bisnsi berbasis manajemen.



Kedua konsep ini memang harus menjadi perhatian pensiunpreneur agar tidak salah dalam mengelola perusahaan. Kalau boleh dibilang, seorang pensiunpreneur tidak akan berhasil kalau tidak memahami bisnis dengan baik dan bisnisnya tidak akan tumbuh dan berkembang dalam jangka panjang kalau tidak menerapkan manajemen.



Oleh karena itu, pensiunpreneur harus benar-benar memiliki kerangka berfikir seorang manajer dan harus tegas menerapkan manajemen. Tujuannya adalah untuk mencapai efektifitas dan efisiensi dalam pencapain tujuan usaha tersebut. Dua konsep yang sederhana akan tetapi harus benar-benar dipahami dan dijalankan para pensiunpreneur.



Selanjutnya adalah bagaimana pensiunpreneur memahami fungsi manajemen yaitu ada keuangan, pemasaran, operasi dan sumber daya manusia. Bahasa sederhananya adalah F, M, O dan H yaitu finance, marketing, operation dan Human Resources.



Yang tidak kalah penting adalah bagaimana pensiunpreneur memahami konsep manajemen serbagai proses yaitu Planning, Organizing, Actuating dan Controlling atau yang lebih sering disebut dengan POAC. Inilah kerangka berfikir manajeman yang harus dimiliki oleh para pensiunpreneur.  



Bagaimana dengan anda? Masih takut jadi Pensiunpreneur? Yuk tingkatkan kerangka berfikir manajerial kita. .... Mau materi lainnya? Tulisan dan versi video ada di www.merizahendri.com, www.strategidanbisnis.com, www.strabiztv.com,



Tulisan besok akan membahas MANAJEMEN KEUANGAN bagi Calon Pensiunpreneur dan/atau Pensiunpreneur

Penulis:Meriza Hendri
Tinggalkan Balasan
Alamat email anda tidak akan disebarkan. Ruas yang wajib ditandai *
*
*
*