100 UMKM Naik Kelas
Saepul Adnan: Dosen yang Mendukung UMKM dengan Ilmu Pangan
Super Admin, 11-09-2018 14:53:55 - Profil
“Selain itu, Rocket Seblak juga dibuat sedemikian rupa dengan teknologi penggorengan khusus

Adnan, demikian panggilan teman-temannya kepada anak muda kelahiran Bandung tahun 1978 ini. Pria yang bernama lengkap Saepul Adnan ini merupakan seorang dosen Universitas Muhammadiyah Bandung dan sangat peduli dengan konsep halal bagi UMKM. Bahkan Adnan bergabung dengan Halal salman Center untuk bisa terus memberikan dukungan kepada UMKM dalam mendapatkan halal.  



Saat ini, Adnan juga bergabung dalam tim Sinergitas ABCGM untuk UMKM Jabar Naik Kelas dengan jabatan sebagai wakil bidang kemahasiswaan dalam program 100 UMKM Naik Kelas. “Saya bertanggungjawab untuk meningkatkan kompetensi UMKM di program ini melalui lomba-lomba bisnis” kata Adnan.



Selain menjadi dosen dan aktivis UMKM, Adnan juga menjadi seorang pebisnis. Motivasi bisnisnya cukup unik. “Berawal dari kepedulian pada perekonomian ibu –ibu yang cukup rendah dan bahkan terjerat bank keliling. saya memulai bisnis ini dengan mengajarkan cara membuat produk dan mengejarkan formulasi bumbu seblak” kata Adnan. Hal ini sesuai dengan pengetahuan dan kompetensi di bidang teknologi pangan.



Adnan mengembangkan formulasi bahan baku kerupuk diproses dengan teknologi penggorengan khusus sehingga teksturnya tidak mudah melempem walaupun disimpan dalam ruangan terbuka. “Produksi Seblak tidak menggunakan bumbu instan/serbuk. Racikan rempah rempah seperti bawang merah, bawang putih, cabai merah dan hijau serta bahan baku lainnya diproses dan digiling dalam kondisi yang sangat segar sehingga ciitarasanya terjaga dan berbeda dengan kerupuk seblak yang beredar dipasaran “tambah Adnan.



Inilah yang menjadi awal bisnis makanan yang dikembangkan Adnan dan untuk memperkuat bisnisnya, Adnan membuat usaha dengan nama Afgandi Food dengan produk yang bernama Rocket Seblak sejak tahun 2016.



Rocket Seblak merupakan makanan ringan berbahan dasar tapioka yang diolah menjadi kerupuk dan dibumbui dengan rempah-rempah tradisional khas Bandung. Rocket Seblak memiliki dua varian rasa yaitu original MSG dan non MSG yang menggunakan ekstrak jamur sebagai bumbu penyedap.



Keistimewaan produk ini adalah tingkat kepedasan yang disesuaikan dengan selera konsumen, Yakni Level Gagal Pedas (tidak sama sekali pedas), Pedas Minimal (Tingkat Kepedasan sedang) dan pedas maksimal (Tingkat Kepedasan Minimal) . Cita rasa khas rempah-rempah seperti bawang merah dan daun jeruk menjadikan rasa pedas istimewa yang menjadikan Rocket Seblak berbeda dari makanan ringan olahan kerupuk yang lain.



“Selain itu, Rocket Seblak juga dibuat sedemikian rupa dengan teknologi penggorengan khusus, sehingga dihasilkan tekstur yang renyah dan tidak mudah melempem seperti kebanyakan olahan kerupuk yang lain” kata Adan.



Target pasar rocket seblak adalah laki laki dan perempuan dari usia remaja sampai dewasa yang menyukai kerupuk dengan level pedas yang dapat disesuaikan. Pemasaran rocket seblak melalui reseller (75%) dan konsumen langsung (25%). Saat ini pemasaran Rocket Seblak telah menjangkau beberapa kota di Indonesia seperti Bandung, Jakarta, Solo, Surabaya, Cilacap, Jogja, dan lainnya melalui media sosial. Dibawa oleh beberapa orang termasuk Reseller ke negara lain seperti Paris, Hongkong, Korea, Singapura, Malaysia, Timur Tengah (Makkah dan Madinah), Eropa (Bratislava, Brussels), Netherlands (Eindhoven), Jerman (Hannover),USA (Pennsylvania), dan Thailand (Ramkhamkaeng, Tambon Sikhio).



Kedepannya, Adnan sudah fokus menggapai visi yaitu menjadi perusahan nasional berbasis pangan lokal yang diakui oleh dunia pada tahun 2022.



Bagi sahabat yang ingin mendapatkan Rocket seblak dari Adnan, dapat menghubungi di nomor HP/WA 085624491639 serta  Instagram @Adnand_afgandi dan face book Saepul Adnan Afgandi. Kalau ke Bandung, jangan lupa makan Rocket Seblak buatan Adnan, yaaa….

Penulis:Meriza Hendri
Tinggalkan Balasan
Alamat email anda tidak akan disebarkan. Ruas yang wajib ditandai *
*
*
*