Berkomunitas
Berkomunitas Untuk Para Entrepreneur
Super Admin, 07-08-2018 07:54:04 - Hiburan
Banyak entrepreneur yang sibuk dengan bisnis sendiri dan tiddak memiliki waktu yang cukup untuk berjejaring

Salah satu kegiatan yang harus dimanfaatkan oleh para entrepreneur dalam menjalankan bisnis adalah berkomunitas bersama-sama dengan teman-teman yang menjalankan bisnis yang sejenis ataupun yang memiliki hobi yang sama. Mau tahu alasannya?



Banyak entrepreneur yang sibuk dengan bisnis sendiri dan tiddak memiliki waktu yang cukup untuk berjejaring bersama teman-teman. Biasanya, alasan yangdiberikan oleh para entrepreneur adalah karena keterbatasan waktu dan dikejar target untuk menyelesaikan project. Bagaimana dengan anda? Apakah hal ini juga dirasakan dalam menjalankan bisnis?



Kalau iya, hati-hati dengan kondisi ini karena akanberdampak kepada diri entrepreneur itu sendiri. Kesalahan mendasar yang dilakukan oleh para entrepreneur adalah lemah dalam mengelola kegiatan mereka untuk berjejaring. Hal ini sangat tidak baik.



Oleh karena itu, entrepreneur perlu menempatkan dalam diri mereka sebagai bagian dari komunitas atau sekelompok orang yang memiliki kesamaan kepentingan. Hal ini harus dijadikan bagian mindset atau sikap mental. Bisnis itu tidak bisa sendiri dan harus berkelompok, apalagi menghadapi kondisi bisnis saat ini dan yang akan datang.



Kedua, entrepreneur mengenali kelemahan dan kekuatan mereka dalam bisnis. Berangkatlah dari kelemahan sehingga komunitas bisa memberikan manfaat buat kita, dan juga kekuatan agar entrepreneur bisa memberikan manfaat bagi orang lain dalam bisnis. Jadi, harus ada take and give.



Ketiga, aktif di komunitas. Artinya, seorang entrepreneur perlu mengambil peran aktif di komunitas agar bisa memberikan manfaat buat diri sendiri dan orang lain. Inilah yang harus dilakukan oleh para entrepreneur saat ini dan yang akan datang. Berkomunitas dapat membuat entrepreneur sehat

Penulis:Meriza Hendri
Tinggalkan Balasan
Alamat email anda tidak akan disebarkan. Ruas yang wajib ditandai *
*
*
*