Entrepreneur Sukses
Hasan Nuh BZ: Membantu mewujudkan Wirausaha Mandiri JuraganMAR
Super Admin, 06-08-2018 07:22:50 - Profil
Khusus bisnis kuliner, Sanu selalu berpegang strategi differensiasi

Anak muda kelahiran tahun 1973 ini adalah salah satu pemuda Kabupaten Karawang yang memilih bisnis sebagai jalan hidupnya. Sanu, demikian teman-teman komunitas bisnis Kabupaten Karawang memanggilnya dan bisnis sudah menjadi bagian dari kehidupannya. Kalau sudah bicara bisnis, apalalagi kuliner, sanu sangat bersemangat. Apalagi bisnis web developer yang memang menjadi core competency dirinya.



Bicara bisnis, Sanu sudah menjalankan bisnis web developer sejak tahun 2004 dan sempat berhenti. Pada tahun 2018 ini, dilanjutkan kembali dengan membangun bisnis web developer dengan nama Website UKMKarawang.com.



Adapun bisnis kuliner, Sanu sudah memulai bisnis kuliner berupa Martabak Alit Rupi-rupi sejak tahun 20016. Bisnis kuliner ini diberi nama JuraganMar. “Menjadi seorang entrepreneur, sudah menjadi pilihan hidup saya dan kedua bisnis ini memiliki keterhubungan” kata Sanu.



Hal ini jelas sekali diperlihatkan dalam motivasi diri Sanu dalam berbisnis. “Awalnya alasan bisnis mendapatkan uang dan ingin bebas finansial dan waktu. Selain itu bisa berbagi ilmu, baik Jasa IT ataupun Kuliner” tambah Sanu.   



Khusus bisnis kuliner, Sanu selalu berpegang strategi differensiasi yaitu membuat martabak dengan bahan premium, tetapi harga terjangkau. “Saya menyasar anak-anak sekolah, Ibu-ibu arisan atau pengajian, Warung-Warung” kata Sanu sembari memperlihatkan martabak hasil kreasinya.  Sedangkan bisnis IT, Sanu menyasar market Bisnis Networking dan perusahaan Kecil yang ingin memanfaatkan IT untuk proses bisnisnya.



Dalam menjalankan bisnis, khususnya bisnis IT, Sanu juga sempat “mencicipi” rasanya gagal dalam bisnis.  Saat bisnis di bidang IT, Sanu gagal memperbesar usaha, mimpinya ingin bisa menjadi perusahaan besar yang mempunyai banyak Staff Programer, Analisis dan Partner bisnis. Ternyata tidak terwujud malah tetap bekerja sendiri lagi sampai akhirnya bangkrut tahun 2015 akhir.



Akan tatapi, gagal bukan akhir segalanya. Sanu bangkit dari kegagalan tersebut. “Saya ini tipe orang yang sangat santai, bukan tipe pekerja keras, tidak ambisius, kalau bisa dipermudah kenapa harus cari yang sulit. Terlihat tenang tanpa beban. Makanya saya harus di 'stressing' biar bisa maksimal. Jadi untuk bangkit dari kegagalan bisnis, harus bisa 'menstresskan diri sendiri' “ Kata Sanu, berbagi tips untuk bangkit dari kegagalan bisnis.



Sanu juga menambahkan “Saat saya bangkrut, menghadapi masalah dalam bisnis saya sempat 'menstresskan diri sendiri', membuat situasi seolah-olah tidak ada lagi barang yang bisa dijual, tidak ada lagi teman yang peduli, hanya pasrah pada Illahi. Akhirnya dengan uang 200ribu rupiah bisa kembali usaha kuliner dan sekarang mulai lagi merintis usaha di bidang website (IT)”.



Pada awal akhir 2015 dan awal 2016 mulai mencoba terjun ke dunia kuliner (JuraganMAR) sampai sekarang. Dalam kuliner JuraganMAR ini Sanu punya program menciptakan 30 Wirausaha Mandiri JuraganMAR,  Satu Kecamatan Satu JuraganMAR. Saat ini baru terealisasi 10 Kecamatan, dan yang masih aktif ada 3 Kecamatan.



Sanu sudah membuat visinya kedepan yaitu membantu mewujudkan Wirausaha Mandiri JuraganMAR dengan membuka tempat usaha seperti layaknya tempat wisata dan ada di 30 kecamatan di Karawang, semuanya aktif dan tetap bersatu. “Kedepannya mereka selain menjadi tempat belajar berwirausaha untuk masyarakat sekitar juga menjadi duta informasi untuk  kecamatannya masing-masing. WOW....  Idealisme yang tertunda” kata Sanu bersemangat.



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 

Penulis:Meriza Hendri
Tinggalkan Balasan
Alamat email anda tidak akan disebarkan. Ruas yang wajib ditandai *
*
*
*