Rubrik Ceu Meta
Tips Membuat Business Plan yang Efektif (1)
Super Admin, 09-07-2018 14:34:19 - Rubrik
Business plan atau dokumen rencana usaha, merupakan sebuah dokumen yang menggambarkan situasi bisnis hari ini dan masa depan.

Kemarin saat saya mengupload contoh proposal sederhana, ada beberapa pertanyaan di akun facebook tentang business plan atau rencana usaha. Contoh  proposal sederhana yang saya buat kemarin, untuk calon pengsaha yang masih tahap pemula atau ide, dan untuk keperluan program. Sedangkan untuk membuat business plan atau rencana usaha yang sebenarnya, maka kita memerlukan data-data yang akurat dan cukup lengkap. 



Tulisan ini saya buat dalam beberapa bagian, karena sangat rinci. Kalau menurut rekan saya, Pak Bambang Tris Bintoro, saya memanggilnya Mas Bin, untuk membuat bisnis plan, biasanya kami melakukan pelatihan selama 2-4 hari. Terbayang kan, kalau jadi tulisan, hehe. 



Mengenal Business Plan



Business plan atau dokumen rencana usaha, merupakan sebuah dokumen yang menggambarkan situasi bisnis hari ini dan masa depan. Dokumen bisnis plan dapat disusun oleh perusahaan yang baru akan berjalan maupun yang sudah berjalan, untuk meningkatkan kapasitas bisnis di masa depan. Untuk usaha baru, maka dokumen bisnis plan dibutuhkan untuk : 1. Menyusun strategi atau rencana pelaksanaan bisnis, 2. Mencari investor. Sedangkan  untuk usaha yang sudah berjalan, selain kedua tujuan tadi, dokumen bisnis plan dapat menjadi sebuah pembanding juga antara kondisi bisnis hari ini dan masa depan. 



Sekitar akhir 90-an, dokumen bisnis plan diperlukan untuk pengajuan pembiayaan ke Bank. Saat itu, yang namanya pendamping umkm dan  konsultan bisnis harus dapat membuat bisnis plan. Saat ini, lembaga pembiayaan tidak mensyaratkan bisnis plan sebagai salah satu dokumen yang perlu dilampirkan. Tetapi kalau akan mengajukan pembiayaan pada investor atau dalam jumlah yang cukup besar, dokumen bisnis plan menjadi satu persyaratan. 



Do and Do'nt Dalam Menyusun Business Plan



Saat ini bentuk dokumen bisnis plan sangat beragam. Ada yang dilengkapi hasil marketing plan, ada yang minimalis, ada yang sangat lengkap, semua bergantung kebutuhan. Dalam menyusun bisnis plan, ada beberapa hal yang harus disiapkan : 



1. Menetapkan Tujuan, 



Ini penting karena kita akan menyesuaikan dokumen yang disiapkan dengan tujuan. Kalau untuk rencana pengajuan dana investasi, maka yang harus dikuatkan adalah aspek pemasaran dan keuangan, terutama analisa ekonomi. Yang namanya investor itu ingin untung. Mereka tidak akan membiayaai usaha yang tidak jelas kapan akan memberikan keuntungan. Adapun aspek produksi cukup memberikan informasi penting, seperti fitur produk, bagan proses produksi, serta alat dan bahan secukupnya. Jangan Menulis Resep atau Data Rahasia pada dokumen bisnis plan untuk investor. Bisa-bisa, business anda di copy cat, dan dia membuat bisnis baru. 



Untuk dokumen bisnis plan yang tujuannya adalah untuk kebutuhan perusahaan, maka informasi yang dibutuhkan harus sangat lengkap. Tidak perlu gambar-gambar yang menarik, yang jelas harus nyata. Jangan menggunakan data rekayasa. Supaya kita ingin terlihat untung besar, profit margin atau kapasitas usaha dinaikkan, Big, No, No. Apa adanya saja. 



Untuk kebutuhan kompetisi, umumnya para peserta menggunakan data seadanya bahkan tidak sedikit yang mengambil data/bisnis plan dari internet, ayo ngaku. Hehe, iya deh, percaya, tidak nyontek. Saya pernah menjadi juri lomba marketing plan di acara Univation Fakultas Teknologi Industri Pertania Universitas Padjadjaran Jujur saya bilang, untuk sekelas mahasiswa dokumen marketing plan sangat luar biasa. Beberapa diantaranya melakukan riset untuk produk yang akan diluncurkan. Data sangat nyata, karena  hasil survey. Jika ini dilakukan oleh pemilik usaha, maka akan  sangat bagus hasilnya. Sayang biasanya hanya sedikit yang berlanjut menjadi bisnis, padahal sangat inovatif. 



2. Tampilan Bisnis Plan



Tampilan bisnis plan untuk investor dan keperluan kompetisi harus sangat menarik. Baik dari cover, bentuk akan sangat berpengaruh. Tetapi tetap. isi adalah point peting. Kalau tampilan menarik tapi isinya kosong, ya tidak akan dapat pembiayaan atau menang kompetisi. 



Tampilan bisnis plan untuk kebutuhan sendiri, tidak memerlukan disain khusus, tetapi sebaiknya tidak polos juga. Mata kita perlu dimanjakan juga untuk melihat tampilan yang bagus. Di internet banyak kok template yang sudah ada, tinggal kita gunakan sesuai kebutuhan. 



3. Akurasi Data



Ini yang terpenting dalam bisnis plan. Kalau hanya narasi saja, bisnis plan tidak akan dapat bicara banyak. Semakin lengkap bisnis plan, akan semakin baik. Bisnis plan yang bagus, harus dapat diturunkan menjadi rencana tindak atau action plan yang berisi strategi. Supaya dapat digunakan, maka data yang disajikan harus akurat. Sehingga sebelum melakukan penyusunan bisnis plan harus melakukan pengumpulan data, baik data primer maupun data sekunder. Data primer berasal dari hasil survey. Sekarang di internet banyak platform yang dapat digunakan. Yang paling sederhana adalah menggunakan google form. Tetapi harus ditetapkan dulu, siapa kelompok sasarannya. Pasti suka dapat email spam survey kan? Nah kurang lebih sama. Tapi kita lakukan dengan biaya yang paling ringan. 



Data sekunder dilakukan untuk mendapat profile secara umum, misalnya menggunakan data BPS kependudukan. Biasaya data kependudukan diperlukan untuk menghitung pasar sasaran, sesuai wilayah pemasaran yang akan dibidik. Tidak terlalu akurat, tapi akan cukup membantu. 



4. Kerahasiaan



Business plan adalah data penting perusahaan, jadi jangan dipinjamkan pada orang lain. Untuk keperluan riset dan sebagainya, sebaiknya anda membuat profile perusahaan secara terpisah. Data profile biasanya memuat informasi umum, seperti sejarah perusahaan, management, dan analisis keuangan secara umum.  Data produksi dan pemasaran secara detail jangan ditampilkan. Kalau sebelum ada internet, dokumen yang diberikan pada orang lain hanya akan diketahui oleh orang yang membaca dokumen. Tetapi, di era digital seperti sekarang, data penting anda dapat tersebar seantero dunia. Jadi harus berhati-hati. 



Format Business Plan



Secara umum, business plan, sama seperti format proposal yang saya tulis kemarin, yaitu terdiri dari 7 bagian :



1. Ringkasan



2. Data umum perusahaan



3. Aspek Pemasaran



4. Aspek Produksi



5. Aspek Organisasi dan Manajemen



6. Aspek Keuangan



7. Penutup



Penjelasan rinci mengenai masing-masing bagian, dapat di klik sesuai bagian bisnis plan. Pelan-pelan ya, kita akan bahas satu tahap demi tahap. 



#BusinessPlan #RencanaUsaha #PersiapanBisnis #Investasi #PeluangUsaha

Penulis:Ceu Meta
Sumber:http://www.ceumeta.com/2018/01/tips-membuat-business-plan-yang-efektif.html
Tinggalkan Balasan
Alamat email anda tidak akan disebarkan. Ruas yang wajib ditandai *
*
*
*