Rubrik Sales
Target, Kebutuhan dan Keterdesakan
Super Admin, 21-02-2018 08:03:33 - Rubrik
Nah, bagaimana dengan produk yang kita punya ? Sudahkah produk tersebut bisa “bicara” dan mendesak calon pelanggan untuk membeli?

Menetapkan tujuan dalam hal apapun sebelum melangkah itu penting. Sebagai contohnya, seperti yang saya alami belum lama ini. Kami sekeluarga ingin jalan-jalan menikmati hari Libur Imlek. Maka, malam sebelumnya, sempat terjadi obrolan  dikeluarga antara saya, suami dan anak-anak. Intinya, besok pagi ingin jalan lihat-lihat pemandangan dan suasana alam yang menyejukkan.  Dan sepintas keluarlah nama satu tempat yang ingin dituju, yaitu Tebing Keraton Dago. Esoknya hari Jumat pagi kami bersiap dengan kostum kaos biar lebih nyaman dan adem bila berkeringat, karena mau jalan sekaligus olahraga ringan di Tebing Keraton.



Karena tujuan awal pergi kurang yakin, maka ketika mau berangkat, kami berubah pikiran dan berubah arah. Tiba-tiba beberapa anggota keluarga mendadak ingin ke Ciwidey. Meluncurlah kami menuju ke sana. Tidak terpikir sama sekali kondisi dan cuaca di sana. Maka ketika kami sampai di sana, yang terjadi adalah bbbbrrrr…..kami semua kedinginan dan tentunya tanpa persiapan baju hangat sama sekali. Benar-benar saltum, alias salah kostum. Hahaha…



Singkat cerita, akhirnya kami bertemu dengan para pedagang yang menawarkan jasa sewa mantel dilokasi wisata tersebut. Terpaksa dan mau tidak mau merogoh kocek , tanpa bisa menawar dengan semangat, karena kondisinya sudah sangat memerlukan  dan kepepet. Juga sudah gak tega lihat anak-anak kedinginan karena angin dan cuaca.



Apa kaitan cerita di atas dengan dunia penjualan ?



Pertama, Menetapkan Tujuan yang Jelas



Dalam dunia penjualan,  menetapkan tujuan adalah menetapkan target penjualan. Tanpa punya target penjualan yang jelas, persis seperti orang pergi tanpa tujuan. Persis seperti yang kami alami. Ke sana kemari, capai, keluar biaya ekstra, habis waktu, karena tanpa perencanaan tujuan yang jelas.



Maka bila sampai saat ini kita belum mendapatkan hasil penjualan sesuai yang diinginkan, bisa jadi karena target p[enjualannya belum jelas. Atau bahkan belum punya target sama sekali. Karena sayapun masih sering menemukan orang yang berprofesi sebagai penjual,takut dengan target. Dan banyak sekali alasan yang disampaikan ketika dihadapkan dengan target. Alasan takut tidak tercapai kemudian kecewa, takut gak punya waktu untuk kegiatan yang lain, takut terlalu sibuk, takut memulainya dan lain sebagainya.



Secara sederhana, target penjualan adalah arah atau tujuan yang hendak kita tuju. Jadi ketika kita tetapkan target, berarti kita sudah punya tujuan yang jelas. Ketika tujuan tersebut belum tercapai, kitapun akan mudah mengevaluasinya. Karena waktu dan tenaga dalam dunia penjualan atau bisnis itu bisa jadi aset dan modal yang sangat berharga. Jangan sampai terbuang percuma karena bingung dengan apa yang hendak kita capai atau tuju.



Kedua, Ciptakan Kebutuhan  dan Keterdesakan Calon Pelanggan



Kebutuhan bisa tercipta karena situasi dan kondisi. Bisa juga kita ciptakan agar calon pelanggan merasa butuh dan perlu secara mendesak. Caranya, kita harus gali dan ketahui dulu apa yang menjadi masalah calon pelanggan kita saat ini.



Dalam kaitan cerita saya di atas,  kebutuhan saya sebagai calon pelanggan sudah ada, karena situasi dan kondisi yang mendukung. Hampir semua orang yang berada di lokasi wisata tersebut, rata-rata kedinginan dan butuh baju hangat. Maka peluang penjualannya menjadi sangat besar. Keterdesakan tercipta oleh lingkungan berupa angin dan cuaca, yang memudahkan seseorang memutuskan untuk menyewa. Harga sewa bisa menjadi tinggi, karena tidak ada pilihan lagi. Dan pelanggan dengan sukarela maupun terpaksa akan memutuskan, “iya saya mau sewa baju hangatnya.”



Nah, bagaimana dengan produk yang kita punya ? Sudahkah produk tersebut bisa “bicara” dan mendesak calon pelanggan untuk membeli? Mari kita telusuri  dahulu masing-masing ya …

Penulis:Kartikowati Djoharidjah
Redaktur/Editor:tim STRABIZ Management Consultant
Tinggalkan Balasan
Alamat email anda tidak akan disebarkan. Ruas yang wajib ditandai *
*
*
*