Ribrik Financial Literacy
Memisahkan Keuangan Usaha dan Keuangan Pribadi : Perbedaan Rekening Tabungan dan Rekening Giro
Super Admin, 19-02-2018 17:21:57 - Rubrik
Secara umum terdapat dua jenis rekening simpanan yang disediakan oleh bank, yaitu rekening Giro dan rekening tabungan.

Sahabat yang bijak, sebagai seorang pengusaha mula, sering kali kita mencampuradukkan antara keuangan usaha dan keuangan pribadi. Ditambah lagi, seringkali kita tidak secara telaten melakukan pencatatan atas pengeluaran-pengeluaran yang kita lakukan. Hal ini tentulah tidak baik karena akan membuat kita sulit melakukan keputusan-keputusan yang berkaitan dengan keuangan dikarenakan bercampuraduknya data-data yang ada. Bisa dikatakan, kunci usaha yang sukses dimulai dari kedisiplinan diri, termasuk tertib dalam administrasi keuangan. Oleh karena itu, hal yang paling dasar untuk dilakukan ketika merintis sebuah usaha adalah memisahkan keuangan usaha dan keuangan pribadi, yang berarti juga memisahkan rekening simpanan untuk usaha dan pribadi di bank. Secara umum terdapat dua jenis rekening simpanan yang disediakan oleh bank, yaitu rekening Giro dan rekening tabungan. Terdapat persamaan dan perbedaan antara kedua jenis rekening ini. Persamaan yang pertama dari kedua jenis rekening ini adalah keduanya dapat dimiliki baik oleh perseorangan maupun perusahaan.



Sedangkan persamaan yang kedua, bank akan menentukan jumlah saldo minimum dan mengenakan biaya administrasi bulanan. Selain itu bank juga akan memberikan bunga yang akan dihitung dari saldo yang terdapat dalam rekening tabungan ataupun giro tersebut. Namun demikian, suku bunga yang diberikan kepada rekening giro – biasa juga disebut sebagai jasa giro – biasanya lebih rendah daripada suku bunga yang diberikan pada rekening tabungan. Biasanya bank hanya memberikan maksimal 1 hingga 2 persen dari saldo terendah yang ditentukan, bahkan ada juga bank yang tidak memberikan jasa giro sama sekali.



Hal ini dikarenakan sifat transaksi giro yang lebih dinamis dimana arus keluar dan masuk setiap harinya bisa sangat besar, sehingga pencatatan rekening menjadi lebih sering dan berfluktuasi. Perbedaan lainnya adalah dari sisi layanan yang diberikan. Bank biasanya tidak akan memberikan laporan bulanan secara rutin kepada nasabah pemegang rekening tabungan. Jika nasabah tersebut hendak mengetahui rincian transaksi (mutasi) yang terjadi dalam rekeningnya, biasanya ia harus datang ke bank tersebut dengan membawa buku tabungan. Rincian transaksi kemudian akan dicetak di dalam buku tabungan tersebut. Dewasa ini, nasabah juga dapat mengakses mutasi rekening dari internet banking, sms banking ataupun mobile banking. Namun biasanya fasilitas ini disediakan dalam jumlah ataupun waktu yang terbatas. Berbeda halnya dengan nasabah pemegang rekening giro, bank akan selalu memberikan laporan rincian transaksi yang terjadi dalam rekening tersebut secara rutin tiap bulan dalam bentuk rekening koran. Rekening koran ini akan langsung dikirimkan kepada nasabah baik dalam bentuk cetak ke alamat yang terdaftar, maupun dalam bentuk elektronik melalui email. Perbedaan selanjutnya adalah jumlah dan metode penarikan dan pemindahbukuan (transfer) dana. Pemilik rekening tabungan biasanya hanya diperkenankan untuk melakukan penarikan dan pemindahbukuan dana dengan jumlah terbatas setiap harinya. Untuk itu, bank akan menerbitkan kartu ATM pada setiap pembukaan rekening tabungan sehingga memudahkan nasabah untuk melakukan penarikan dan pemindahbukuan serta transaksi lainnya di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang tersebar di berbagai lokasi. Di lain pihak, tidak ada batasan dalam penarikan maupun transfer dana atas rekening giro, selama dana yang tersedia di rekening tersebut mencukupi. Bank akan menerbitkan dokumen cek sebagai media penarikan dana dari rekening giro, dan bilyet giro sebagai media pemindahbukuan dari rekening giro kepada rekening lainnya.



Pencairan cek dapat berupa atas unjuk maupun atas nama. Atas unjuk artinya bahwa pencairan cek dapat dilakukan oleh siapa saja selama dapat menunjukkan dokumen cek tersebut. Sedangkan atas nama berarti pencairan cek hanya dapat dilakukan oleh orang yang namanya tertera dalam dokumen cek tersebut. Perbedaan fitur antara tabungan dengan giro adalah Tabungan tidak memiliki laporan bulanan sementara, giro ada laporan bulanan. Tabungan memiliki tellere dan atm sebagai media penarikan sementara giro memiliki cek dan bilyet giro Tabungan memiliki jumlah penarikan yang terbatas, sementara giro tidak terbatas Suku bunga di tabungan lebih besar dibandingkan dengan giro Dengan perbedaan-perbedaan tersebut, maka secara natural karakteristik nasabah pemegang rekening tabungan dan rekening giro juga berbeda. Walaupun sama-sama dapat dimiliki oleh perseorangan maupun perusahaan, namun pembatasan jumlah penarikan dan pemindahbukuan pada rekening tabungan dapat menyulitkan bagi pelaku usaha dalam menjalani aktivitas keuangannya. Sehingga penggunaan rekening tabungan sebagai rekening usaha hanya dapat dilakukan diawal-awal pendirian usaha, dimana kapasitas usaha masih kecil dan frekuensi transaksi masih sedikit. Seiring dengan pertumbuhan usaha menjadi lebih besar, maka penggunaan rekening giro sebagai rekening usaha lebih disarankan. Financial Wisdom Indonesia Contact. 0882-1012-7832 Website. www.financialwisdom.id Email. support@financialwisdom.id

Penulis:Ahmad Danu Prasetyo, PhD, CFP ®, QWP ®
Tinggalkan Balasan
Alamat email anda tidak akan disebarkan. Ruas yang wajib ditandai *
*
*
*