Seputar Bandung
Bandung Ditunjuk jadi Tuan Rumah Bekraf Festival
Super Admin, 06-12-2017 09:23:55 - News Today
Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Republik Indonesia memilih Kota Bandung sebagai lokasi penyelenggaraan Bekraf Festival. Penunjukkan dilakukan karena Kota Bandung sudah terbukti menjadi rumah bagi banya

BANDUNG -  Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Republik Indonesia memilih Kota Bandung sebagai lokasi penyelenggaraan Bekraf Festival. Penunjukkan dilakukan karena Kota Bandung sudah terbukti menjadi rumah bagi banyak aktivis kreatif yang kemudian memberikan kontribusi bagi peningkatan ekonomi kota.



Deputi Riset, Edukasi, dan Pengembangan Bekraf, Abdur Rohim Boy menuturkan, pihaknya menilai jika Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sudah cukup berhasil dalam memfasilitasi berbagai peningkatan potensi kreativitas warganya. Bandung sendiri sudah masuk dalam Jaringan Kota Kreatif Dunia yang ditetapkan UNESCO dalam bidang desain.



“Bekraf Festival sendiri merupakan kegiatan eksibisi untuk memberikan informasi tentang pencapaian-pencapaian Bekraf sejak berdiri pada tahun 2015. Pada festival tersebut, akan ditampilkan berbagai produk dari 16 subsektor ekonomi kreatif,” ujar Abdur di Taman Sejarah Balai Kota Bandung, Jalan Aceh Kota Bandung, Selasa (5/12/2017).



Keenambelas subsektor, lanjur Abdur, yakni aplikasi dan pengembangan game, arsitektur dan desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, fesyen, film, animasi video, fotografi, kriya (kerajinan tangan), kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni‎ rupa, televisi dan radio. Bekraf Festival sendiri akan digelar pada tanggal 7-10 Desember 2017 di gedung Bandung Creative Hub (BCH), Jalan Laswi No. 5 dan Gudang Persediaan PT. KAI Jalan Sukabumi No. 20 Bandung.



“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang pentingnya ekonomi kreatif dalam menyokong pembangunan negara. Saat ini, kontribusi ekonomi kreatif terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) negara mencapai Rp852 trilyun atau 7,38 persen dari total PDB nasional. Ekonomi kreatif pun ikut membantu menghapuskan angka pengangguran dan saat ini tercatat sebanyak 15,9 juta orang bekerja di sektor ekonomi kreatif. Dan pendapatan ekspor dari sektor ini mencapai USD 20 milyar. Jadi melalui event ini, kami berharap kesadaran masyarakat terhadap ekonomi kreatif semakin tinggi,” tuturnya.



Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Dewi Kaniasari manambahkan, sebagai kota yang tidak memiliki banyak sumber daya alam, Bandung sangat bergantung pada sektor ekonomi kreatif. Sektor ekonomi kreatif pun memiliki peran penting dalam menjaga laju pertumbuhan ekonomi kota. Bahkan sebagian besar pendapatan dari pariwisata, bukan hanya dari sisi destinasi wisatanya namun juga ditunjang oleh ekonomi kreatifnya.



“Dan untuk mengoptimalkan potensi ekonomi kreatif di Bandung, kita pun membentuk Bidang Ekonomi Kreatif di bawah Disparbud. Selain itu, pemerintah pun mendukung aktivitas kreatif warga dengan menyediakan fasilitas sarana dan prasarana melalui Gedung Bandung Creative Hub itu,” ujar Dewi.



Dewi menegaskan, Kota Bandung memiliki potensi kreativitas yang sangat lengkap. Berbagai produk kreatif banyak diciptakan warga Bandung, mulai dari seni musik, seni rupa, film, kerajinan tangan, hingga kuliner. “Dari keenambelas subsektor ekonomi kreatif yang tadi akan ditampilkan di Bekraf Festival, semuanya ada di Bandung,” tegasnya.

Sumber:fokusjabar.com
Tinggalkan Balasan
Alamat email anda tidak akan disebarkan. Ruas yang wajib ditandai *
*
*
*