Fokus Jabar
BFC Duel 4 Akan Diramaikan Fighter dari 4 Negara
Super Admin, 04-12-2017 09:15:37 - News Today
Sebanyak 150 petarung akan berunjuk kemampuan pada kejuaraan tarung bebas MMA Internasional dan Kick Boxing Profesional bertajuk ‘Bandung Fighting Club Duel 4’ di GOR Tri Lomba Juang, Jalan Pajajaran

BANDUNG - Sebanyak 150 petarung akan berunjuk kemampuan pada kejuaraan tarung bebas MMA Internasional dan Kick Boxing Profesional bertajuk ‘Bandung Fighting Club Duel 4’ di GOR Tri Lomba Juang, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Minggu (3/12/2017). Kejuaraan tersebut diikuti oleh para petarung dari empat negara.



“Untuk gelaran Duel 4 ini, selain fighter asal Indonesia, juga diikuti fighter dari Amerika, Uzbekhistan, Malaysia, dan Thailand. Masing-masing negara mengirimkan satu petarung mereka untuk bertanding menghadapi fighter Indonesia,” kata Ketua BFC Edwin Sendjaya di sela timbang badan dan technical meeting di Hotel De Rain, Jalan Lengkong Kecil Kota Bandung, Sabtu (2/11/2017).



Pada Duel 4 tahun ini akan digelar sebanyak sembilan partai laga tarung bebas MMA profesional. Dari sembilan laga tersebut, empat laga di antaranya akan mempertemukan petarung BFC yang mewakili Indonesia menghadapi para petarung dari empat negara.



‎”Kita sengaja mengundang para fighter luar negeri untuk memberikan kesempatan bagi petarung Indonesia sehingga bisa meningkatkan kemampuan mereka. Even di tanah air kan sangat jarang dan kalau pun ke luar negeri sering terkendala dana, jadi kita fasilitasi di sini,” terangnya.



‎Kejuaraan tarung bebasa MMA profesional ini, lanjutnya, merupakan kegiatan tahunan yang digelar BFC. Pada tahun keempat kali ini, animo dari para petarung dalam dan luar negeri cukup meningkat. Namun, pihaknya tidak bisa memfasilitasi semua petarung karena terkendala waktu.



‎”Selain tarung bebas profesional, juga digelar tarung untuk yang amatir dan diikuti oleh fighter hampir dari seluruh Indonesia. Total ada 75 partai yang akan mempertemukan sebanyak 150 fighter. Salah satu partai utama yakni di kelas 65 kg antara petarung Indonesia Yudi Cahyadi yang merupakan atlet wushu nasional akan menghadapi fighter asal Uzbekistan yang merupakan juara gulat,” paparnya.



Pada gelaran Duel 4 tahun 2017, Edwin mengaku ada hal yang membedakan. Untuk kali pertama, akan digelar pertarungan silat bebas dimana para fighter wajib mengenakan celana pangsi dan aturan tertentu.



“Kita gelar silat bebas ‎karena ingin menjadikan pencak silat sebagai warisan budaya tak benda asal Indonesia seperti yang sedang kita perjuangkan sekarang ke Unesco. Kita ingin di silat pun punya ciri khas seperti olahraga beladiri asal negara lain seperti Muaythai, Jiujitsi dan lainnya. Alhamdulilah berkat dukungan FBPro dan pihak lain, semua bisa terselenggara,” pungkasnya.

Sumber:fokusjabar.com
Tinggalkan Balasan
Alamat email anda tidak akan disebarkan. Ruas yang wajib ditandai *
*
*
*