BPOM
Bpom Manokwari Bersinergi Dalam Criminal Justice System
Super Admin, 21-11-2017 08:40:53 - News Today
Perkuatan lembaga penegak hukum yang tergabung dalam Criminal Justice System (CJS) dalam menghadapi maraknya tindak pidana di bidang obat dan makanan yang terjadi di Provinsi Papua Barat menja

Perkuatan lembaga penegak hukum yang tergabung dalam Criminal Justice System (CJS) dalam menghadapi maraknya tindak pidana di bidang obat dan makanan yang terjadi di Provinsi Papua Barat menjadikan perlunya adanya sinergisme antar lembaga-lembaga tersebut.



Bertempat di Fave Hotel Kota Sorong dilakukan koordinasi dan pertemuan antar lembaga penegak hukum di Provinsi Papua Barat, di Hadiri oleh Kejaksaan Tinggi Papua, Kejaksaan Negeri Kota Sorong, Kejaksaan Negeri Manokwari, Kejaksaan Negeri FakFak, Pengadilan Negeri Kota Sorong, Pengadilan Negeri Manokwari, Pengadilan Negeri FakFak, Kepolisian Daerah Papua Barat, Kepolisian Resort Kota Sorong dan Balai POM di Manokwari pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan sinergisme yang selama ini telah berlangsung baik antar lembaga penegak hukum.



Mojaza Sirait dalam paparannya menyebutkan banyaknya penyalahgunaan obat saat ini tidak hanya menjadi tanggung jawab Balai POM semata tetapi lemahnya peran serta masyarakat, pemerintah dan juga produsen/distributor yang berorientasi pada peningkatan penjualan, saat ini trend penyalahgunaan di Papua Barat sudah menyentuh anak usia sekolah dimana penyalahgunaan produk obat dicampur menggunakan salah satu minuman beralkohol. Hal ini yang akan mengancam masa depan bangsa ini.



Menindaklanjuti hal tersebut Harli Siregar, Asipidum Kejati Papua menegaskan kejahatan di bidang obat dan makanan adalah termasuk dalam Crime Against Humanity atau Kejahatan kemanusiaan. Kejaksaan selaku penuntut umum akan selalu mendukung penegakan hukum yang dilakukan oleh penyidik-penyidik BPOM dan melakukan bimbingan dalam proses pemberkasan.



Kepolisian Daerah Papua Barat yang langsung dihadiri oleh Kombes Parlindungan Silitongan, Sik juga menyatakan bantuan taktik dan teknik telah diberikan dalam penanganan perkara oleh BPOM Manokwari diantaranya penjemputan tersangka, pendampingan operasi, pendampingan tahap 2 dan bantuan personil di tingkat daerah.



Akhir pertemuan ditutup oleh materi dari Ketua Pengadilan Negeri Kota Sorong, Timothius Djemat, SH yang dalam Paparannya mengatakan banyaknya kasus yang ditangani oleh BPOM di Kota Sorong menjadi perhatian khusus bahwa masih maraknya Obat dan Makanan ilegal di Kota Sorong. Proses peradilan telah dilakukan dengan baik dan pertimbangan yang tinggi. Kedepan ungkap Ketua Pengadilan Negeri Kota Sorong sangat mendukung penegakan hukum oleh Balai POM di Manokwari.

Sumber:www.pom.go.id
Tinggalkan Balasan
Alamat email anda tidak akan disebarkan. Ruas yang wajib ditandai *
*
*
*