Seputar Jawa Barat
GALI POTENSI DAERAH LEWAT FILM PENDEK
Super Admin, 20-10-2015 11:05:00 - News Today
"Komunitas film disini sudah sangat semangat untuk membuat film pendek. Festifal Film Pendek ini terus saja dilakukan, ga hanya sekali. Mau tiga kali setaun pun gapapa, karna bisa dinilai dari sisi ya

KOTA TASIKMALAYA-Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, meninjau screening film peserta, Festival Film Jawa Barat (FFJB) 2015, dengan tema pada tahun ini, 'Kebebasan Menembus Batas', di Gd. Kesenian Kota Tasikmalaya, Jl. Lingkar Dadaha, Cihideung, Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (17/10).



Festival Film Jawa Barat adalah pesta film rakyat Jawa Barat yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat. Festival Film ini melibatkan hasil karya kreatif insan film Jawa Barat, dengan membebaskan tahun produksi. Ini ditujukan untuk merangsang gairah produksi film, dan menggali potensi daerah yang ada di Jawa Barat, dengan mendorong para sineas Kabupaten/Kota untuk memproduksi film pendek yang memuat potensi dan kekayaan daerah.



Adapun ketentuan lain bagi film peserta festival meliputi, genre film fiksi pendek dengan durasi maksimal 23 menit (Short Movie Category), boleh mengirimkan karya lebih dari satu film, dan karya yang sudah mengikuti festival lain, boleh diikutsertakan.



Pada tinjauannya tersebut, Wagub Deddy mengungkapkan dirinya merasa bahagia dengan antusiasme para pegiat film di Jawa Barat. Ia mengungkapkan, "Komunitas film disini sudah sangat semangat untuk membuat film pendek. Festifal Film Pendek ini terus saja dilakukan, ga hanya sekali. Mau tiga kali setaun pun gapapa, karna bisa dinilai dari sisi yang berbeda. Mungkin bisa bikin dokumenter nantinya, atau tematik, menggambarkan potensi budaya yang ada di daerahnya."



Selain itu, dirinya pun memaparkan bahwa film adalah media berekspresi yang santun dan kreatif. Dibanding membuat demo atau berorasi dengan kata-kata yang frontal. Karya kreatif justru dapat lebih ampuh membidikan aspirasi dengan kritik sosial yang menarik.



"Film medium untuk ekspresi. Itulah kebebasan menembus batas (seperti tema FFJB 2015). Mumpung belum disensor film pendek, lakukan apa yang ingin kalian lakukan. Tetapi tetap pertahankan norma-norma yang dipegang oleh budaya kita. Yah, berkreatifitaslah tanpa batas sekreatif mungkin. Katena disini ruang semangat bukan ruang keluhan," Papar Wagub.



Selain di Kota Tasikmalaya pada 16-17 Oktober 2015, screening film pun dilakukan di beberapa Kabupaten/Kota lain seperti, di Kota Bogor pada 12-13 Oktober lalu, Kota Cirebon 20-21 Oktober mendatang, kabupaten Purwakarta pada 24-25 Oktober, dan 29-30 akan diadakan di Soreang, Kabupaten Bandung.



Puncak FFJB 2015 akan dilaksanakan di Gedung Merdeka, jl. Asia-Afrika, kota Bandung, pada 26-28 November 2015. Sementara tingkatan kategori penganugerahan, atau Award  yang dikompetisikan, yaitu Tingkat BKPP, Film Terbaik I, II, III, IV, Tingkat Jawa Barat, Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Cerita Terbaik, kameramen Terbaik, Poster Film Terbaik, dengan total hadiah yang diperebutkan peserta sebesar 242,5 juta.



Untuk saat ini panitia FFJB 2015 masih menerima karya para sineas Jawa Barat, yang belum mengirimkan hasil kreatifitasnya. Para sineas bisa mengirimkannya ke, Sekretariat FFJB, dengan alamat; Balai Pengelolaan Taman Budaya Barat, Jl. Bukit Dago Selatan No. 53A Bandung 40135, atau bisa menghubungi nomer 081322864296 (WA/LINE), twitter; @FestFilmJabar, web resmi; http://festivalfilmjabar.com/. Deadline pengumpulan karya berakhir pada 25 Oktober 2015, cap pos.



Turut hadir pada peninjauan tersebut, Kadisparbud Provinsi Jawa Barat Nunung Sobari, Walikota Tasikmalaya Budi Budiman, para pegiat seni musik dan film Jawa Barat, serta tamu undangan lainnya. 

Sumber:Humas Pemprov Jabar
Tinggalkan Balasan
Alamat email anda tidak akan disebarkan. Ruas yang wajib ditandai *
*
*
*