Rubrik Kang Ahro
WASPADAI KEUANGAN USAHA ANDA
Super Admin, 08-10-2015 11:32:59 - Rubrik
Disini kita harus mulai membenahi bagaimana mengelola pos-pos keuangan yang prioritas dan mengatur arus perputarannya sehingga menjadi suatu siklus yang terus memberikan nilai lebih terhadap profit ya

Salah satu yang penting kadangkala terabaikan dalam mengelola usaha, adalah pengelolaan keuangan secara baik, tertib dan bijaksana. Disini kita harus mulai membenahi bagaimana mengelola pos-pos keuangan yang prioritas dan mengatur arus perputarannya sehingga menjadi suatu siklus yang terus memberikan nilai lebih terhadap profit yang kita targetkan.

 

Ada beberapa tips bagaimana seharusnya kita secara seksama dalam mengatur pola keuangan di perusahaan yang Kita  kelola saat ini, diantaranya; kita harus dapat  Bedakan antara Kebutuhan dan Keinginan.  Kebutuhan tentunya harus lebih prioritas daripada keinginan.  Semua orang pasti selalu banyak keinginan yang begitu mendesak untuk direalisasikan, tapi kadangkala kebutuhan seringkali kita abaikan.  Disini kita harus bisa mengedepankan pilihan utama dalam mengeluarkan sejumlah uang untuk sesuatu yang urgen dan harus didahulukan, dengan cara memilih prioritas tersebut mana yang akan kita dahulukan.



Berikutnya, ketahui cara yang baik dalam  mengeluarkan uang untuk setiap pos pengeluaran dengan cara menyusun kelompok-kelompok pos pengeluaran yang akan kita kelola agar setiap pengeluaran dapat terkendalikan dengan menggunakan pos-pos anggaran yang kita siapkan.



Lebih bijaksana lagi, bila kita dapat lebih waspada dan hati-hati dengan Utang yang akan menjadi bagian kita dalam pengendalian keuangan di usaha kita.  Dalam menggunakan uang dari utang, kita harus dapat lebih preventif dan lebih tahu Kapan Boleh Berutang dan kapan harus menahan untuk tidak punya utang dulu.  Kita boleh berutang ketika utang itu akan digunakan untuk sesuatu yang produktif, ketika uang itu akan dibelikan barang yang nilainya hampir pasti akan naik dan ketika kita  tidak punya cukup uang untuk membeli barang-barang yang benar-benar kita butuhkan.



Lalu kapan sebaiknya Tidak Berutang?  Ketika barang yang kita beli nilainya menurun dan kita punya uang untuk membelinya secara Tunai.  Dengan demikian, perlu pertimbangan yang matang sebelum kita  mengambill utang.  Yakni bagaimana kita memilih dengan Siapa Berutang (Pihak ke 3, Rentenir, Perusahaan Pembiayaan, Bank, Pegadaian, Koperasi, Teman, Saudara. Orang Tua, Pasangan?).   Selanjutnya, ambil Cicilan yang sesuai dengan persetujuan pasangan Anda, perhatikan prosedur Pembayaran Utang Anda dan jangan lupa sisihkan Pos Pengeluaran untuk saving di  masa yang akan datang.



Kita pun harus selalu membuat perhitungan untuk mempertimbangkan secara detail alasan mengapa orang tidak mempersiapkan dana sejak sekarang untuk membayar pos-pos pengeluaran yang penting di masa depan, diantaranya biasanya kadang kita masih merasa belum urgen, toh masih lama.  Selanjutnya suka merasa sudah tidak perlu lagi, toh sekarang sudah punya cukup dana dan mereka merasa sudah tidak perlu lagi, toh penghasilan saya sudah cukup besar.  Begitupun banyak yang tidak mau berfikiran kritis, selalu pasrah, biarkan hidup ini mengalir seperti air, toh nanti uangnya pasti akan datang sendiri.



Bagaimana strategi Anda yang Sudah Memiliki Utang saat ini, bahkan lebih menjadi gaya hidup kalau kita punya utang yang  besar sekalipun.  Tips nya adalah bagaimana kita mau meninjau kembali kemampuan kita  dalam membayar Cicilan, Mampu  menjalin Hubungan dengan Si pemberi Utang. Dan Kadang-kadang Tidak Apa-apa Melakuka Gali Lubang Tutup Lubang.  Tapi dalam sesuatu yang positif tentunya.



Berarti ada satu sikap bagaimana kita secara bijaksana dan tetap memberikan kontribusi terhadap dunia usaha yang harus dikawal dan terkendali bagaimana aspek keuangan dapat dijadikan landasn untuk menuju sebuah kesuksesa,  Kuncinya satu bijaksana dalam mengelola lalu lintas keuangan yang akan mempengaruhi pengelolaan keuangan untuk lebih tertib dan lebih jelas perputaran keuangannya tersebut,  Selamat mencoba tips-tips bijaksana dalam mengendalikan dan mengelola keuang yang mesti dipersiapkan dari sekarang.  Semoga bermanfaat.

Penulis:Kang Ahro
Tinggalkan Balasan
Alamat email anda tidak akan disebarkan. Ruas yang wajib ditandai *
*
*
*