Profil Wirausaha Baru Jawa Barat
OPAK DAN WAJIK KEKINIAN TETAP SEDAP DAN SEMAKIN MENARIK
Super Admin, 06-09-2015 11:40:25 - WUB
Foto: Opak dan wajik khas Tasikmalaya (Istimewa)

Makanan tradisional memang sudah mulai tidak banyak di lirik oleh para muda mudi kekinian, banyak dari mereka lebih memilih junk food untuk cemilan sehari hari mereka. Dengan dalih keren mereka menyantap camilan yang berasal dari negara luar, dan gengsi untuk makan makanan tradisonal di depan umum.



Hal ini sungguh disayangkan oleh Otoh Ardiansyah, pria asal Tasikmalaya ini ingin makanan tradisional kembali menjadi tuan rumah di rumah sendiri. “Banyak muda mudi sudah tidak mau makan makanan tradisonal, bahkan mereja banyak yang tidak tahu apa nama dan jenis jenis makanan tradisional,” ungkapnya.



Tentu Otoh harus berfikir keras agar makanan tradisional bisa kembali naik daun. “Saya berfikir tentang alasan muda mudi yang enggan mengkonsumsi makanan tradisional, mereka kebanyakan gengsi dengan makanan tradisonal, padahal sebenarnya mereka sangat menyukai makanan tradisonal,” tambahnya.



Akhirnya ia memutuskan untuk memodifikasi makanan tradisional agar lebih memenuhi minat pasar anak muda mudi. “Saya memodifikasi camilan Opak dan Wajit menjadi lebih beragam variannya, saya tambah toping yang lebih modern,”  katanya.



Dan ternyata hal tersebut berhasil ia lakukan, ia mengemas produknya dengan kemasan yang unik menarik muda mudi. Alhasil produknya sukses di pasaran, banyak pelanggan muda mudi ikut membeli produknya. Kini produknya di bernama “Bahari Super Light”, dimana olahan utamanya adalah Opak dan Wajit.



Ototh juga merupakan peserta Wirausaha Baru (WUB) Jabar, ia awalnya mengira akan mendapat dana bantuan, ternyata ia mendaparkan banyak ilmu yang ia dapatkan. Ia tegabung dalam Dinas Kopersi dan Usha Mikro Kecil dan menengah (Dinas KUMKM) provinsi Jawa Barat.



Bagi yang ingin menyampat cemilan Otoh bisa hungi 081323425115, maka sahabat SnB semnua bisa merasakan langsung kenikmatan opak dan wajit pa Otoh.

Reporter:ASN
Redaktur/Editor:Adam Setia Nugraha
Tinggalkan Balasan
Alamat email anda tidak akan disebarkan. Ruas yang wajib ditandai *
*
*
*